Motif Penusukan di Jakbar Terungkap, Dipicu Video Pacar yang Diduga Disebar

Polisi mengungkap motif di balik kasus penusukan yang dilakukan pria berinisial AE alias MBOT terhadap seorang pria berinisial H di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Peristiwa itu dipicu kesalahpahaman terkait video pacar korban yang diduga disebarkan oleh pelaku melalui media sosial.
"Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan," ujar Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibarani kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).
Usai melakukan penusukan, pelaku membuang potongan besi yang digunakan di lokasi kejadian sebelum melarikan diri ke rumahnya.
"Berbekal hasil penyelidikan serta keterangan para saksi, tim Unit Reskrim berhasil melacak keberadaan pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan," ujar Ganda.
Peristiwa penusukan itu terjadi pada Rabu (1/7/2026) di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk.
Sebelumnya, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha mengatakan, pelaku awalnya datang ke rumah korban untuk menemui rekannya.
Namun, karena rekannya tidak berada di lokasi, pelaku kemudian berbincang dengan sejumlah warga di depan rumah.
Sekitar 15 menit kemudian, korban keluar dari rumah dalam keadaan emosi dan langsung menghampiri pelaku.
Tanpa banyak percakapan, korban memukul pelaku hingga keduanya terlibat perkelahian.
Saat bergumul di dekat pot bunga, tangan pelaku memegang sepotong besi yang berada di sekitar lokasi. Besi itu kemudian digunakan pelaku untuk menyerang korban.
"Besi tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menusuk korban sebanyak delapan kali hingga korban mengalami luka-luka," kata Nur Aqsha.
Pelaku akhirnya ditangkap polisi pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB setelah keberadaannya berhasil dilacak berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi.
Sebelumnya: Depok Siapkan RDF Plant di TPA Cipayung, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari
Selanjutnya: Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim
Artikel Terkait
- Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah dengan Hati-hati
- KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji
- Satgas Unesa Ungkap 26 Korban Kekerasan Seksual: 22 Mahasiswa, 4 Dosen
- Sudah Gratis Seragam dan Sepatu, SD Negeri di Demak Ini Cuma Dapat 3 Murid
- Pengalaman Dedi Kurniawan Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman: Buku Gratis, Rp 7 Juta per Semester
- "Jangan Pernah Mendaki Hanya demi Konten" Ini Tips Aman Naik Gunung agar Pulang Selamat
- KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis John Field di Kasus Suap Bea Cukai
- Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
