Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri melalui penandatanganan nota kesepahaman antara pengelola Sekolah Manusia Unggul dengan sejumlah pelaku usaha. Kerja sama ini diharapkan mampu menyelaraskan proses pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan, penandatanganan MoU tersebut melibatkan 13 sekolah menengah kejuruan Maung dan 26 perusahaan dari berbagai sektor. Beberapa di antaranya yakni PT Solu Filantropi Teknologi, PT Usaha Adi Sanggoro, Hotel Novotel Bogor, hingga PT Sepa Coklat Indonesia.
Purwanto mengungkapkan, Jawa Barat memiliki sekitar 1.123 industri yang berpotensi menjadi mitra dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK. Sementara itu, saat ini terdapat 13 SMK Maung di Jawa Barat dengan 99 konsentrasi keahlian.
"Industri bisa jadi living lab anak-anak sehingga mereka tahu keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri," ucap Purwanto dalam keterangan tertulis, Senin .
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menilai kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjawab berbagai tantangan di bidang ketenagakerjaan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar lulusan SMK semakin siap menghadapi dunia kerja.
Herman mengatakan, Indonesia akan memasuki masa bonus demografi dalam lima tahun ke depan. Karena itu, Pemprov Jawa Barat berupaya menyiapkan generasi muda agar mampu bersaing, baik sebagai tenaga kerja maupun wirausaha.
"Anak-anak kita nanti pada 2045 menjadi future leader, menjadi para pemimpin masa depan bukan sebaliknya menjadi beban masa depan," ucap Herman.
Ia menambahkan, bonus demografi harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Jika tidak dikelola dengan tepat, Indonesia berisiko menghadapi jebakan kelas menengah .
Lihat juga Video: Banyak Kelas Sepi, Sekolah Negeri Tak Lagi Jadi Primadona?
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses
Selanjutnya: Kick Off Perancis Vs Inggris Beda dengan Final, Awas Jangan Salah!
Artikel Terkait
- Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
- Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas
- Israel Marah Dukungan Publik AS Merosot Meski Kucurkan Rp 26 M per Bulan
- Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
- Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
- Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
- Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
- Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman
