Dinas LH Banten Minta Pengelola TPA Rutin Siram Sampah Cegah Kebakaran

Dinas Lingkungan Hidup Banten meminta agar pengelola tempat pemrosesan akhir mengantisipasi kebakaran agar tidak terjadi seperti di Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Ia meminta pengelola TPA rutin menyiram sampah.
"Kita kan sudah ada surat edaran dari Pak Gubernur, imbauan kepada bupati dan wali kota agar mengantisipasi kesiapan mitigasi kebakaran. Di musim El Nino ini, harus ada pencegahan, penyiraman," kata Kepala Dinas LH Banten Wawan Gunawan, .
Dengan penyiraman, sampah tidak kering atau mudah terbakar. Selain itu, di dalam tumpukan sampah terdapat gas yang bisa membuat kebakaran cepat membesar.
"Di musim El Nino ini jangan sampai kering, harus ada pembasahan," kata Wawan.
Selain itu, Wawan meminta petugas memastikan tidak ada warga yang membakar sampah di sekitar TPA.
"Tidak boleh ada pembakaran. Ya istilahnya pembakaran masyarakat yang terdekat situ kan, nanti kan merembet gitu. Karena mengandung zat metan," ujarnya.
Ia menyebutkan tujuh TPA di Banten masih menggunakan open dumping. Ia meminta ada pengelolaan controlled landfill.
"Sampah yang sudah menggunung minimal sudah di-controlled landfill saja dulu. Ya syukur-syukur kalau musim panas begini diratakan, tumpuk pakai urukan," katanya.
Sebelumnya, BNPB menyatakan area lahan utama TPA Sampah Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, yang terdampak kebakaran seluas kurang lebih 15 hektare akhirnya padam. Kebakaran padam setelah 10 hari.
Dilansir kantor berita Antara, Jumat , Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan api berhasil dipadamkan berkat kerja keras dan kolaboratif dari tim gabungan penanganan darurat sejak peristiwa dilaporkan 30 Juni hingga Kamis malam.
"Lahan utama TPA Jatiwaringin seluas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan intensif," katanya.
Simak juga Video 'Saran BRIN soal Kebakaran TPA Jatiwaringin':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
Selanjutnya: Bio Farma Luncurkan Vaksin Demam Tifoid, Bisa Diberikan Mulai Usia 6 Bulan
Artikel Terkait
- Banjir Rob, Dampak Kerugian, dan Warga yang Menolak Pindah
- Motif Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Terungkap, Tersinggung soal Seragam Sekolah
- KPK Geledah Rumah Bupati Sukoharjo Etik hingga Kadis PU, Sita Sejumlah Dokumen
- Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS
- Stres Berat Bikin Durasi Haid Lebih Lama? Ini Kata Dokter
- Mengapa Memilih Outfit untuk Wawancara Kerja Itu Penting? Ini Penjelasannya
- Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
- Negara yang Murah kepada Gurunya
