Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci

Ratusan Keluarga dan Santri Terdampak Krisis Air
Berdasarkan data asesmen riil dari pihak BPBD Kabupaten Bogor, rincian populasi warga yang terdampak langsung oleh bencana kekeringan ini berada di kawasan Kampung Babakan dengan total mencapai 258 KK atau sekitar 1.019 jiwa.
Selain pemukiman padat penduduk, dampak kekeringan juga meluas hingga ke lingkungan pendidikan keagamaan. Salah satunya adalah pondok pesantren yang berlokasi di Kampung Pasar Cekdam dengan total sebanyak 106 jiwa santri yang turut terdampak krisis air.
Demi bertahan hidup di tengah keterbatasan, sebagian besar warga terpaksa memanfaatkan sumber air permukaan yang tersisa di sekitar lingkungan mereka meskipun kondisinya kurang higienis.
"Sebagian warga menggunakan air kali di wilayah tersebut untuk mandi dan mencuci pakaian," tambah Adam merinci kondisi riil di lapangan.
BPBD Salurkan Bantuan 15.000 Liter Air Bersih
Guna membantu memenuhi pasokan kebutuhan sementara akan air bersih yang layak bagi warga, tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Bogor langsung menerjunkan armada truk tangki untuk menyalurkan bantuan sebanyak 15.000 liter air bersih ke titik lokasi terdampak.
Kedatangan truk bantuan ini langsung disambut antusiasme tinggi oleh warga setempat. Masyarakat tampak datang berbondong-bondong memadati titik pembagian sambil membawa berbagai wadah penampungan air darurat, mulai dari ember plastik, jeriken, hingga galon bekas.
"Air bersih sudah didistribusikan kepada warga," ungkap Adam.
Pihak BPBD mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bogor yang mulai mengalami kendala krisis air bersih serupa untuk segera berkoordinasi dan melapor kepada aparatur wilayah setempat agar proses pendistribusian bantuan air dapat segera dijadwalkan.
Prosedur pelaporan dapat dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT atau RW, kemudian diteruskan ke pihak kelurahan atau desa, untuk selanjutnya pihak desa melayangkan surat permohonan resmi bantuan air bersih yang ditujukan langsung ke kantor BPBD.
Sebelumnya: Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
Selanjutnya: Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
Artikel Terkait
- Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
- Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
- Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
- Cara Membuat Akun SIAPKerja Kemnaker untuk Pendaftaran Program Magang Nasional 2026
- IHSG Menguat ke 6.108, Investor Asing Catat Net Buy Rp 283 Miliar
- Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng
- Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
- Peneliti Coba Rekayasa Nyamuk Jantan demi Bikin Malaria Musnah
