Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan

Cak Imin mengatakan, dirinya dan Sarmuji sama-sama berasal dari kalangan NU serta memiliki keinginan agar organisasi tersebut tetap berada di jalur yang benar.
"Jadi sama, saya dan Pak Sarmuji sama-sama orang NU yang tidak ingin NU salah jalan," ujarnya.
Ia kemudian berkelakar bahwa tidak banyak politisi yang berani menyampaikan kritik.
"Ini agak aneh, ya Politisi yang mengkritik itu ada. Tapi oke, kita inginnya yang terbaik," ucapnya.
Sebelumnya, Cak Imin menyatakan PBNU membutuhkan pemimpin baru yang lebih segar menjelang Muktamar NU.
"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.
Cak Imin dan Sekjen Golkar kritik NU
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji sebelumnya juga menyampaikan pandangannya mengenai posisi NU, dalam diskusi bertajuk Bincang-bincang Menjelang Muktamar NU: NU Masa Depan dan Masa Depan NU di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Sarmuji menilai NU sebaiknya lebih berperan sebagai kekuatan civil society yang memberi nasihat kepada negara, bukan terjebak dalam politik praktis.
"Maka dibutuhkan betul organisasi seperti NU yang bisa menasihati negara supaya tetap dalam track yang benar dengan cara yang lebih bisa diterima. NU tidak perlu sibuk siapa yang menang pemilu dan siapa yang menang pilpres.
NU tidak perlu khawatir tidak dapat berkat politik karena justru NU makin diperhitungkan kalau bermain di politik besar," ujar Sarmuji.
Ia juga berharap NU mengurangi keterlibatannya dalam "politik kecil" dan memperkuat peran dalam "politik besar" yang berorientasi pada kepentingan bangsa.
"Suka atau tidak suka, NU itu lekat dengan politik, sangat lekat.Tetapi, sebagai orang NU yang tidak berada di partai yang identik dengan NU, saya berharap kelekatan NU dengan politik kecil itu dikurangi, sebaliknya keterlibatan NU di politik besar harus makin diperkuat," tutur Sarmuji.
Sebelumnya: Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari
Selanjutnya: Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
Artikel Terkait
- Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa
- 4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi
- Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
- 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
- Legislator Gerindra Salurkan Bantuan untuk Gebyar Muharam 1448 H di Banyumas
- Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
- Kapolri Serap Aspirasi Ojol hingga Pecalang Bali, Ajak Optimalkan Layanan 110
- SD Negeri Sepi Peminat, Mendikdasmen Buka Suara
