WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel

Seorang peserta open trip asal Madiun, Jawa Timur, bernama Femas diduga kabur saat mengikuti tur ke Korea Selatan . Ibu Femas, MT , mengaku terkejut dan tak mengetahui putranya telah berangkat ke Korea Selatan.
"Saya malah tidak tahu kalau Femas sudah di Korea," ujar MT, dilansir detikJatim, Sabtu .
MT mengatakan Femas tak pernah meminta izin kepadanya untuk mengikuti open trip ke Korea Selatan. MT baru mengetahui kabar putranya diduga kabur setelah didatangi pihak biro travel pada 15 Juli 2026.
"Saya dapat kabar dari pihak yang ngaku dari travel datang ke rumah, kalau ndak salah tanggal 15 Juli kemarin. Katanya anak saya kabur," kata MT.
Tak langsung percaya, MT meminta bukti kepada pihak yang mengaku dari biro travel terkait dugaan Femas kabur. Namun pihak Berani Backpacker meminta dirinya bertanggung jawab atas kerugian yang dialami biro travel.
"Pihak travel Berani Backpacker atau apa namanya itu datang ke sini minta agar saya tanggung jawab. Saya juga heran, salah saya apa?" papar MT.
MT mengaku putranya tidak pernah bercerita ingin pergi ke Korea Selatan. Yang ia ketahui, Femas hanya berpamitan hendak pergi ke Surabaya.
Baca selengkapnya di sini.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Malaysia Bersiap Hadapi Super El Nino, Suhu Diperkirakan Lampaui Rekor 40,1 Derajat
Selanjutnya: Istri Mantan PM Najib Razak Gugat Komedian Malaysia Atas Pencemaran Nama Baik
Artikel Terkait
- Diterpa Longsor, Masjid hingga Rumah Warga di Gegerkalong Bandung Hancur
- Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari Lewat Sistem FIFO
- BMKG Ungkap Penyebab Suhu Dingin di Bandung, Lembang Capai 13,4 Derajat Celcius
- Aliansi MPR Pastikan Gelar Aksi Lanjutan Usai Demo di Jalan Medan Merdeka Selatan
- Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal
- Beredar Kabar Adanya Pemutihan Pajak Motor Gratis 2026 di Jabar, Polres Indramayu: Informasi Hoaks!
- Saat Nyawa Ojol Jadi Taruhan, Terpaksa Terima Pesanan Antar Kulkas hingga Kasur
- Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi USU
